Preloader logo

Kapal pembangkit listrik 60 megawatt asal Turki segera layani masyarakat Kalteng

Anggota DPR RI asal Kalteng, Hamdhani saat ditemui di Palangka Raya, Selasa. (Foto Antara Kalteng/Jaya W Manurung)

Kita berharap keberadaan kapal pembangkit listrik berkapasitas 60 megawatt yang disewa dari Turki tersebut, membuat PLN tidak lagi sembarangan melakukan pemadaman. Apalagi sebentar lagi kan memasuki bulan ramadhan

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) – Anggota Komisi VI DPR RI, Hamdhani menyebut kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant berkapasitas 60 megawatt yang disewa PT Perusahaan Listrik Negara dari Negara Turki segera melayani masyarakat di provinsi Kalimantan Tengah.

Apabila tidak ada halangan kapal itu tiba di provinsi ini sekitar bulan Mei 2018 dan akan parkir di Sungai Bagendang Kabupaten Kotawaringin Timur serta akan melayani masyarakat selama lima tahun, kata Hamdhani di Palangka Raya, Selasa.

“Kita berharap keberadaan kapal pembangkit listrik berkapasitas 60 megawatt yang disewa dari Turki tersebut, membuat PLN tidak lagi sembarangan melakukan pemadaman. Apalagi sebentar lagi kan memasuki bulan ramadhan,” tambahnya.

Rencananya kapal pembangkit listrik yang disewa PT PLN berdasarkan persetujuan DPR RI tersebut akan melayani masyarakat di Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau serta Sukamara.

Meski sudah ada kapal tersebut, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalteng ini tetap berpesan agar berbagai pembangkit listrik yang ada di Provinsi ini dapat segera diselesaikan pembangunannya dan dioperasikan.

“Pembangkit listrik di Kalteng ini kan ada beberapa yang sedang dibangun tapi belum beroperasi. Kalau itu beroperasi, saya yakin krisis listrik di Kalteng ini bisa teratasi dan tidak tergantung dengan Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Hamdhani.

Anggota Fraksi Parti Nasdem ini mengaku terus berupaya menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat Kalteng di DPR RI, khususnya yang menjadi tugas dan fungsi Komisi VI.

Dia mengatakan setiap melakukan kunjungan ke berbagai desa di Kalteng, ada beberapa masyarakat yang mengeluhkan belum dialiri listrik. Setelah berada di Komisi VI DPR RI, aspirasi tersebut selalu disampaikan kepada Pemerintah Pusat maupun PT PLN.

“Walau kapal pembangkit listrik yang disewa dari Negara Turki tersebut tidak bisa melayani seluruh Kabupaten/Kota se-Kalteng, setidaknya menambah dan membantu daya listrik di provinsi ini lah. Kita akan terus mendorong Pemerintah agar masalah listrik segera teratasi,” demikian Hamdhani.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-image: url(http://hamdhani.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20171011-WA0016.jpg);background-color: #1b1b1b;background-size: cover;background-position: center center;background-attachment: initial;background-repeat: no-repeat;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 550px;}